Rabu, 23 Maret 2016

Jangan Mengeluh!



Tak malukah kita pada pohon yang menjulang tinggi keatas langit. Bahkan mereka tetap tegar tanpa gentar saat gemuruh badai menggelegar. Sedangkan kita lunglai dan bergetar, saat tugas bertumpuk itu disuruh mengerjakan.
Tak malukah kita pada ayam yang mengeluarkan bunyi khasnya ketika fajar. Semakin lantang bersahut-sahutan tanpa ragu saat rasa kanttuk kian menyelimuti. Sedangkan kita dengan malasnya sembari mengeluarkan lenguhan berjalan seakan langkah terseret menuju mimbar ilmu.
Tak malukah kita pada lautan pasir yang terhampar di gurun sana. Api dari neraka seolah berhembus tanpa tetesan hujan. Sedangkan kita mengeluhkan terik matahari yang semakin siang semakin menyengat.
Tak malukah kita dengan orang yang hidupnya ingin sekali berada diantara kita saat ini. Getir langkahnya tak berdaya seakan tahu diri behwa mereka tak mampu. Sedangkan kita dengan santainya menghamburkan hasil pahit keringat mereka yang menyayangi kita dirumah. Malulah kepada mereka berdua disana yang mengais tanah, makan seadanya demi buah hati tercinta.
Sadarlah wahai diri! Hidup memang kejam dan pahit.
Mengeluh sangatlah tak pantas kita ujarkan.
Bahagia jangan terlalu bahagia.
Sedih jangan terlalu sedih.
Kecewa juga jangan terlalu kecewa.
Jalani dengan secukupnya, bersyukurlah sebanyak-banyaknya.
Dan jangan mengeluh!
Karena keluhan hanya akan mengecilkan hatimu.
Jangan hanya melihat kedepan saja, tapi lihatlah samping kiri dan kananmu. Jangan hanya menunduk kebawah, tapi lihatlah keatas ada orang lain yang lebih daripada kamu.
Jangan pula lalai dengan melihat keatas, masih ada orang dibawahmu yang bisa kamu jadikan acuan untuk selalu bersyukur.
Hidup tak semata tentang kemenangan dan menglahkan. Hidup akan lebih baik jika kita bisa lebih bersyukur atas apa yang kita punya. Mengeluh terus menerus hanya akan membuatmu tidak berkembang.
Jadikan hidup lebih bermanfaat.
Dan cintai dirimu sendiri.
“Karena bagaimana mau dicintai orang lain, jika dirimu sendiri saja tidak kau cintai”
–Alfha Sari-

0 komentar:

Posting Komentar