Minggu, 01 Mei 2016

Ayokk Jadi Penulis!!!



Sumber gambar : Google Image columbiadailyherald.com

Hay semuanya apa kabar?
Beberapa hari yang lalu ada yang bertanya dengan saya, “Fha, bagaimana cara membuat blog? Saya ingin mencoba menjadi penulis!”
Alhamdulillah ada beberapa orang yang termotivasi untuk menulis juga. Meskipun mungkin bukan saya sebagai sumber inspirasi mereka. Tapi setidaknya ada teman-temanku yang ingin jadi penulis juga.
Mungkin dibayangan kita, menulis itu harus mempunyai blog terlebih dahulu. I dont thik so! Blog itu hanya sebagai fasilitas atau wadah menuangkan karya kita. Dalam hal ini yaitu menulis.
Ingin menulis tidak harus mempunyai blog. Jadi maksudnya tidak harus dipaksakan harus buat blog dulu baru mau menulis.
Membuat blog itu mudah sekali. Semudah membuat akun facebook. Kita bisa searching diinternet cara membuat blog. Jika kita ingin menulis, sebaiknya jangan terlalu dipikirkan tentang bagaimana cara membuat blog.
Yang harus ditekankan disini adalah menulisnya. Saya sendiri belum bisa dikatakan penulis karena masih dalam tahap belajar menulis. Tapi disini saya akan memberikan sedikit pengetahuan saya tentang menulis.
Menulis itu sesuatu yang kita tuangkan dalam bentuk kata-kata menjadi sebuah tulisan. Yaa kurang lebih seperti itu pengertiannya. Maafkan saya yang sekarang jika pengertiannya kurang dapat dipahami.
Ada beberapa syarat versi saya yang harus dilakukan untuk menulis:
1.   Mencintai
Untuk menjadi penulis, syarat utamanya adalah mencintai. Mencintai kegiatan tulis menulis. Otak kita tidak akan mampu menuangkan kata-kata jika kita tidak mencintai apa yang akan kita lakukan.
“Sama kayak kamu pacaran sama dia, percuma kalo kamu gak cinta!”
Upss. Begitu juga dengan otak kita. Sesuatu yang dipaksakan, hasilnya tidak akan sempurna. Menulis itu kegiatan yang menyenangkan, jika kita cinta menulis. Memang segala sesuatu harus dimulai dari hati agar hasilnya sempurna, termasuk juga menulis.
2.   Menulis
Yaa, saya jadi ingat kata-kata Kevin Anggara dalam videonya. Disana ada salah satu fansnya bertanya “Kak Kevin, gimana caranya jadi penulis?” Dengan santainya Kevin menjawab “Yaa nulis!”
Saya sangat sependapat dengannya. Bagaimana cara jadi penulis yaaa menulis. Kalau kita bertanya cara jadi penulis tapi kita malah membuat kue itu namanya gak nyambung.
Saat kita sudah membangun niat jadi penulis dan mulai mencintai dunia menulis. Sekaranglah untuk take action. Dengan apa? Menulis! Ayokk sama-sama kita mulai untuk menulis sekarang juga. Menulis apapun yang ada didalam otak kita. Apapun! Tidak ada yang melarang kita untuk menulis. Tulis semuanya, apapun, bebas!
3.   Konsisten
Niat sudah menggebu-gebu dalam menulis. Sekarang saatnya kita harus konsisten terhadap pekerjaan kita. Apa pekerjaan kita? Sebagai penulis. Tidak mungkin Ia dikatakan penulis jika Ia hanya satu kali menulis.
Jadi kita harus perbanyak latihan menulis dan harus konsisten. Konsisten disini kita harus berjanji pada diri kita sendiri untuk selalu menulis tanpa kita tinggalkan.
4.   Tuangkan dalam wadah
Jika sudah konsisten untuk terus berlatih menulis. Kita bisa menuangkan karya kita ke dalam wadah, bisa dalam bentuk buku, video, atau blog. Nah baru kita bahas tentang blog. Ingat, blog itu hanyalah wadah untuk tulisan kita. Bukan berarti tidak ada blog kita tidak jadi menulis. Itu salah besar!
Sudah saya katakan sebelumnya, untuk membuat blog semudah membuat akun facebook. Saya rasa kita semua disini punya akun facebook dan pernah membuat akunnya sendiri, iya kan?
Menurut saya sebagai sang blogger sejati, blog itu sangat bermanfaat sekali untuk kita penulis. Kita bisa menjaga konsistensi kita dalam menulis lewat blog. Ayokkk sama-sama kita memposting tulisan kita kedalam blog. Buat semua orang tahu kalau kita adalah penulis. Buat jadwal tersendiri untuk postingan, misalnya dua kali seminggu, tiga kali seminggu, atau mungkin setiap hari. Dengan begitu, kita dapat melatih kemampuan menulis kita secara produktif dan teratur.

Ingat! Jangan malu-malu untuk mempublikasikan karya kita ke semua orang. Meskipun tulisan kita tak sebagus penulis sekelas Raditya Dika, Andrea Hirata ataupun Dee Lestari. Kita melatih kemampuan menulis untuk bisa sama dengan mereka. Tentu saja untuk setara dengan penulis hebat butuh proses yang tidak instan.
Jangan dengarkan apa kata orang lain, kecuali itu bersifat membangun. Hiraukan orang yang bisanya cuman mencibir dari belakang dan menjatuhkan kita. Orang lain hanya bisa melihat hasil tanpa mempedulikan proses panjang yang kita buat.
Ayokk sama-sama kita menulis. Bagikan tulisanmu pada dunia. Buatlah dunia tahu bahwa kita adalah seorang penulis.  Penulis yang nantinya bermanfaat untuk sesama dan mampu menginspirasi orang lain.
Salam Imajinasi dari Sang Pemimpi!
Sampai jumpa di postingan berikutnya J

Penulis bisa ditemukan di:
Facebook : Blog Sang Pemimpi
Twitter : @alfha_sari4
Line & Instagram : alfhasari

2 komentar:

  1. artikelnya keren dan saya sangat suka dengan isi artikelnya :)

    Jangan lupa mampir ke blog saya ya robbybie.com :)

    BalasHapus
  2. Inspiratif...terima kasih tipsnya,,

    BalasHapus