Jumat, 04 Mei 2018

Memompa Diri dalam Semangat Menulis

 
Udah mau menjelang puasa di 2018, sedikit tidaknya pasti ada perbaikan tentang diri kita. Baik itu kebiasaan sepele, yang mau tidak mau harus kita tinggalkan menjelang Ramadhan.

Saya pun begitu. Menjelang Ramadhan pasti selalu deg-degan dan senang. Akan banyak perubahan yang terjadi. Seperti banyaknya yang jualan makanan, ibadah menjadi lebih baik. Semoga istiqomah dalam perbaikan ibadah dan perbaikan nafsu makan juga tentunya. hihihhh.

Minggu lalu, seperti di minggu ketiga setiap bulannya, selalu diadakan Kelas Blogger bagi penulis blog di Bengkulu. Setelah dua kegiatan berturut-turut dari bobe, sudah pasti Saya masih semangat untuk ikut kegiatan ini.

Bulan ini adalah kelas blogger yang ke sembilan dan termasuk yang terakhir sebelum Ramadhan datang. Jadi tema kelas blogger ke Sembilan ini yaitu “Tausyiah Blogger”.

Tempat yang dipilih untuk kelas juga tak seperti biasanya, kali ini dipilih di Rumah Tahfidz. Berhubung tadi temanya tausyiah, pematerinya juga dari Ustadz langsung sebagai Kepala pendiri Rumah Tahfidz ini dan salah satu pengurus Blogger Bengkulu.
Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi

Sekilas tentang Rumah Tahfidz

Rumah tahfidz ini dikhususkan untuk santri laki-laki. Karena belum dibangun khusus untuk yang perempuan. Jadi pas masuk ke dalam, ada sebanyak 31 adik-adik lucu setara dengan adik kedua saya yang masih SMP.
Adik-adik santri yang semangat selama kegiatan.
Rumah tahfidz ini adalah salah satu rumah tahfidz terbaik yang baru dua tahun berdiri di Bengkulu. Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi atau disingkat dengan RTBI Bengkulu.

Untuk lokasi tidak jauh dari pusat kota, teman-teman bisa mengunjungi RTBI di Jl. Belato No. 56 RT.006 RW.02 Kel. Berkas Kec. Teluk Segara Bengkulu. Serta tempat tinggal dari santri yang ada disini juga sudah cukup nyaman dan baik.

Saya juga sempat melihat-lihat sebentar. Kamar santri dengan tempat tidur yang berjejer dalam satu ruangan sudah dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi juga dan ada mesin cuci. Saya juga senang kalo di kost punya mesin cuci, jadi gak capek-capek lagi nyuci meskipun cucian sebayak gunung. Heheuuu

Adik-adik yang nyantri disini juga gak banyak tingkah, nurut tapi masih malu-malu. Bisa dimaklumin masih polos yah. Hihihii.
Santri yang mau diajakin foto. Yang lain pada malu-malu. hihiii
RTBI ini setara juga dengan SMP, dan fokus programnya yaitu menghafal Quran dan pendidikan formal. Bagus banget nih buat teman-teman maupun orang tua yang mau anaknya menghafal Quran sesudah tamat Sekolah Dasar.

Dengan motonya “Bersama kita bangun generasi penghafal Al-Quran”, kita juga bisa mendukung program hafalan Quran para santri dengan berdonasi.

Bagi teman-teman yang mau berdonasi bisa langsung ke rekening BRI Syariah (422) 1037091584 an. Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi. Atau bisa tanya-tanya dengan menghubungi nomor 0852 6823 2006.

Selain itu, ada juga celengan santri. Teman-teman yang mau berinfak, boleh membawa pulang satu celengan. Dan diharapkan satu bulan atau beberapa minggu dikembalikan lagi dengan isinya yang sudah penuh. Hihiih.
Celengan santri.
Bagus juga yang mungkin belum bisa infak sekaligus, mau nyicil dulu di dalam celengan udah disediakan. Tinggal kitanya lagi mau apa enggak. huhuuu

Dan juga diharapkan rumah tahfidz ini nanti bisa melahirkan penghafal Quran yang berkualitas di Bengkulu. Gak hanya di Bengkulu dong, tapi juga diterima di semua lapisan masyarakat dan di mata Allah Swt.

Jadi adem kan kalo adik atau anak kita penghafal Al-Quran. Dan disini setiap hari dibiasakan selalu berinteraksi dengan Al-Quran. Hanya beberapa waktu digunakan untuk beristirahat dan belajar pelajaran umum SMP.

Untuk kegiatan di Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi juga bisa kepoin IGnya @rtbibengkulu. Udah Saya kepoin dan banyak banget kegiatan adik-adik santri ini.

Menulis untuk Kebaikan
Pemateri pertama dari Kepala RTBI, Ustadz Hilman Nugraha. Ustadz satu ini kayaknya kekinian juga, bahasanya saat menyampaikan materi santai dan bisa dipahami juga oleh anak muda seperti saya. Hihiii 
Ustadz Hilman dalam menyampaikan materi.
Beliau menyampaikan tentang “Pentingnya Menulis untuk kebaikan Bersama”. Segala seuatunya memang harus ada kebaikan. Lebih-lebih masalah kebaikan bersama. Selain menulis kita juga harus bermanfaat untuk banyak orang.

Setiap orang memiliki kemampuan berbeda-beda, menerima dakwah pun berbeda.

Itulah kata Ustadz Hilman. Setiap orang pasti berbeda, cara menulis juga berbeda. Untuk apa tujuannya menulis juga berbeda. Ada yang menulis untuk sekedar menghibur, dan ada juga menulis untuk jalan dakwah.

Dakwah disampaikan juga dengan cara yang berbeda. Ada yang menyampaikan dengan sistem ceramah. Guru pun berdakwah tetapi lewat apa yang mereka ajarkan. Dakwah pun juga bisa disampakan dalam menulis.

Berbagai macam cara asal itu menuju kebaikan bersama, tidak ada yang melarang. Asal kita mengerjakan hal positif, apalagi yang bermanfaat bagi sesama.

“Ikatlah ilmu dengan tulisan” Ali bin Abi Thalib

“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis” Imam Al-Ghazali

Kenapa menulis?
Karena kita bukan siapa-siapa. Bukan orang yang terkenal. Tetapi saat kita menulis, ada bekas yang akan mengenang kita saat kita sudah tidak ada.

Maka dari itu kenapa kita harus menulis. Menulis itu bekerja dalam keabadian. Menulis itu bisa membuat kita abadi. Meskipun kita sudah tidak ada lagi di dunia, tetapi tulisan kita akan tetap ada dan suatu saat akan dikenang.

Ngeblog Jalan Menolong Agama Allah

Nah sharing selanjutnya disampaikan oleh Kak Piter sebagai pengurus Blogger Bengkulu. Sama dengan Ustadz Hilman, Kak Piter juga membahas mengenai menulis blog.

Menulis blog salah satu jalan juga dalam berdakwah atau menolong Agama Allah. Banyak sekali situs-situs yang negatif selalu menjadi urutan pertama dalam pencarian. Namun tak banyak juga yang dilirik oleh pemerintahan untuk dihapuskan.

Yah memang tak semudah kita berbicara. Situs-situs tersebut bagaikan virus yang mudah menyebar dan mengakar dimana-mana. Kita basmi sebelah sini, tapi yang disana sudah beranak-pinak. Memang susah.

Terlebih lagi banyak sponsor iklan bertaburan. Hal itulah menjadi pendukung situs tersebut berkembang pesat.

Namun bagaimana dengan situs yang kontennya berupa kebaikan?

Mengajak ke jalan yang benar?


Tak sedikit juga situs-yang mengajak pembacanya untuk berubah menjadi lebih baik-di hapus oleh pemerintahan. Hingga akhirnya yang terpampang dan di tayangkan kebanyakan yang negatif.

Sebagai blogger kita harusnya mengutamakan konten yang positif. Dan selalu mengajak pembaca dalam kebaikan.

Karena kalau bukan kita yang mengingatkan dan mengajak, siapa lagi?
Mengingatkan hal dalam kebaikan adalah jalan menolong agama kita agar tetap selalu berjaya di muka bumi ini.

Kak Piter juga mengingatkan bagaimana keadaan saudara kita di Palestina, sekaligus berdoa bersama untuk mereka. Gak nyangka beliau senior saya yang basicnya bahasa Inggris bisa juga ceramah. Hihiiii
Ini kak Piter saat sharing tentang blog.
Tapi ingat kata Ustadz Hilman tadi, jalan dakwah yang diterima seseorang berbeda-beda. Meskipun basicnya bukan seorang penceramah, namun bisa berdakwah juga dengan ceramah ataupun dengan tulisan. Tak memandang siapa orang tersebut.

Penutupan acara juga tak luput dari foto-foto bersama. Semoga Blogger Bengkulu kedepannya lebih meningkat lagi dan terus eksis di dalam dan di luar Bengkulu.
Sumber: Salah satu anggota Bobe
Menjelang Ramadhan. Kita maap-maapan dulu nih. Teman-teman, mohon maaf kalo ada kata yang tertulis menyinggung ataupun membuat sakit hati. Ada kalimat yang tak sesuai dan tak mengenakkan.

Saya disini masih terus belajar untuk menjadi baik. Dan untuk teman-eman juga jangan lupa untuk selalu menebar kebaikan apapun bentuknya ya!

Note: tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan nulis serempak dari Blogger Bengkulu tentang kelas Blogger 9 bersama Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi

13 komentar:

  1. mohon maaf lahir batin juga fa. Semoga sehat saat bertemu Ramadhan

    BalasHapus
  2. Seru banget ya acara ini.. Bisa dapat ilmu juga berbagi

    BalasHapus
  3. Keren dah kelas blogger 9. salut deh sama adik-adik penghafal al-quran di RTBI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, kita mah kalah sama adik2 disini huhuuuu

      Hapus
  4. Memang harus memompa diri supaya sellau semangat dan ga ketinggalan sama yang lain

    BalasHapus
  5. Sependapat, menyebarkan kebaikan lewat artikel dan membuat artikel bermanfaat buat semua orang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak. Apapun yang kita kerjakan semoga selalu bermanfaat untuk sesama

      Hapus
  6. Rumah tahfidznya asyik ya mbk. Kayaknya nyaman dan bikin betah gt yah apalagi fasilitasnya sdh seperti itu.
    Btw seneng bgd pastinya klok tulisan qt di blog bisa membawa manfaat buat org lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget kak, menyebarkan kebaikan bisa lewat apa saja. Kalo penulis seperti kita, bisa lewat tulisan yang bermanfaat

      Hapus
  7. Bener sih, Blog itu bisa jadi sarana dakwah, cara menulis dan penyampaiannya pun beda-beda, tergantung dengan kemampuan seseorang dimana. Yahh, dimaksimalkan saja salah satunya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak.

    BalasHapus