Sabtu, 24 November 2018

Fungsi Iklan

fungsi-iklan

Setelah sebelumnya membahas mengenai pengertian dari periklanan dan iklan itu sendiri. Saat ini akan dibahas mengenai fungsi iklan yang sesuai dengan penjelasan sebelumnya.

1. Fungsi Iklan adalah mengidentifikasi iklan produk atau jasa. 

Didalam mengidentifikasi, manajemen periklanan memberikan identifikasi mengenai arti logo dari produk tersebut , warna dari logo tersebut ataupun dimana toko yang menjual produk tersebut. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam memberikan informasi selanjutnya .

2. Kedua adalah information. 

Disini fungsi iklan menyampaikan informasi tentang produk atau jasa yang dapat mudah diketahui oleh masyarakat atau konsumen pengguna produk tersebut seperti Manfaat dari penggunaan produknya , Komposisi dari produk tersebut, Tujuan dalam pembuatan produk tersebut, hingga kontak person ataupun layanan konsumen dari perusahaan. Semuanya dapat dicantumkan dalam informasi iklan yang ditayangkan .

3. Yang terakhir adalah persuasi atau mengajak. 

Fungsi iklan ini sudah pasti diperuntukan untuk mengajak para masyarakat menggunakan produk tersebut. Berbagai cara digunakan untuk mengajak para masyarakat menggunakan produk yang diiklankan seperti menggunakan diskon atau potongan harga, mengajak masyarakat membeli produk dengan menggunakan kata-kata limited edition, bisa juga menggunakan brand ambassador. Brand ambassador biasanya dapat mengajak pembeli karena pengaruh dari kualitas brand ambassador tersebut. Apakah ambassador tersebut sedang berada dititik ketenaran ataupun memang memiliki nilai jual yang tinggi sehingga dapat menarik perhatian dari masyarakat. Dari ketiga fungsi tersebut dapat menghasilkan suatu nilai tambah dari suatu produk baik itu bersifat positif dibenak masyarakat maupun bersifat negative, sesuai dengan persepsi masing masing orang.

Semua kegiatan periklanan diawali dengan suatu perencanaan yang dilakukan oleh manajemen periklanan . Manajemen periklanan sendiri sangat terfokus pada analisis, perencanaan , pengendalian dan pengambilan keputusan kegiatan disuatu lembaga dan nantinya akan dikontrol langsung oleh institusi seperti competitor maupun pemerintah. Manajemen periklanan yang ada di Indonesia pun sudah dapat berkembang , dari yang tidak ada sama sekali pengendalian dalam pembuatan maupun penayangan iklan hingga sampai saat ini penyampaian iklan sangat diolah atau dipilih dengan sangat baik .

Para masyarakat Indonesia pun sudah pintar dan dapat mengolah iklan dengan sangat baik. Apabila iklan itu tidak baik untuk mereka, maka masyarakat dapat melaporkan kepada pihak berwajib seperti KPI . Mereka dapat mengadukan apapun atau memberikan kritik dan juga saran tentang suatu iklan apabila dianggap kurang mendidik bagi para penontonya. Dari hal itu pihak berwajib seperti KPI dapat menindak lanjuti kritik dan saran dari para Masyarakat tentang iklan yang dilaporkan.

2 komentar:

  1. Yang nomer tiga itu yang utama untuk penjual. Tapi yang nomer dua itu yang utama untuk pembeli.

    BalasHapus
  2. sebenarnya ada fungsinya yang lain sih mbak.. mungkin buat tambahan aja, Brand Awareness, jadi perusahaan mengadakan promosi dalam bentuk iklan untuk memperkuat branding di mata masyarakat... lebih dari sekadar informasi biasa #jejakbiru

    BalasHapus

Jangan lupa komentar ya!