Kamis, 06 Desember 2018

Grojogan Lepo, Refreshing Air Terjun di Jogja


grojogan-lepo
Hy teman-teman, gimana suasana hati kalian minggu ini?

Sedang jatuh cinta atau sedang panas-panasnya seperti cuaca di Jogja belakangan ini?

Kalau lagi panas-panasnya, tidak ada salahnya teman-teman mencoba untuk pergi refreshing ke salah satu objek wisata yang ada di kawasan Dlingo, Kabupaten Bantul. Setelah sampai disini, dijamin kalian akan merasa fresh segar kembali.

Sebenarnya wisata apa sih yang akan kita bahas kali ini?
Langsung saja yuk kita simak penjelasan singkatnya pada artikel berikut ini.

Wisata Jogja yang bakal ngademin pikiran, jiwa dan raga kalian kali ini adalah air terjun Grojogan Lepo. Wisata Jogja ter-fresh ini berada di Desa Pokoh I, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalau kata para traveller yang sering berkunjung kesini, air terjun ini mirip seperti air terjun yang terkenal di Thailand yaitu Erawan Falls.


Untuk memudahkan dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengunjung yang datang kesini, pihak pengelola sudah mengatur beberapa unsur di Grojogan Lepo ini. Salah satu hal yang benar-benar diperhatikan oleh pengelola adalah letak dari bebatuan yang disusun rapi agar teman-teman semakin nyaman dan tidak kesulitan menikmati kesegaran air terjun ini dari segala sisi.

Pada tingkatan pertama, Grojogan Lepo ini memiliki sudut ketinggian yang sedang dengan sebuah kolam yang dalamnya sekitar 50 cm. Di kolam tersebut kalian bisa duduk santai sembari menyeburkan kaki untuk merasakan dan menikmati kesegaran air yang mengalir dari lintasan air terjun kecil. Nah, air terjun kecil ini juga disebut oleh warga lokal sebagai curug.

Selain karena tidak terlalu deras dan kolamnya yang dangkal, maka tempat ini sangat cocok bagi kita yang membawa anak-anak atau sepupu yang masih imut-imut untuk berendam atau sekedar bermain air. Kolam ini juga sangat cocok untuk menikmati suasana romantis bersama pasangan lho (bagi yang punya ya, hihi). Ditambah dengan air yang jernih ketika musim kemarau, dan nuansa bebatuan kapur yang indah membuat tempat ini semakin cantik nan eksotis.

Lalu pada tingkatan kedua, Grojogan Lepo ini memiliki sudut yang sedikit lebih curam dan bebatuan yang agak licin. Untuk sampai di titik ini, kita harus melalui jalanan batu yang cukup curam di sisi air terjun pertama tadi. Nah, untuk level kedalaman kolam disini masih tergolong cukup dangkal, yaitu seukuran lutut orang dewasa.



Beberapa bebatuan yang ada di kolam ini ada yang masih tersusun secara alami, namun juga ada yang sengaja dirapikan oleh pengelola. Agar kita bisa duduk santai sembari mengambil foto selfie yang tentu instagramable. Karena kolamnya yang masih tergolong dangkal, maka tidak ada salahnya kalau tempat disini juga kita manfaatkan untuk bersenda gurau bersama keluarga atau pasangan.

Selanjutnya pada tingkatan paling bawah adalah high level pada Grojogan Lepo ini. Tempat ini memang dan hanya dikhususkan untuk traveller yang sudah dewasa. Ya memang kalau dilihat, ketinggian dari air terjunnya tidak terlalu tinggi, tetapi pada level ini kolamnya memiliki kedalaman yang cukup untuk menenggelamkan orang dewasa lho. Kolam atau curug pada level ini memiliki kedalaman sekitar 2 meter. Maka dari itu, kolam disini lebih cocok bagi traveller/pengunjung yang memang pandai berenang, selain karena kedalamannya pas, juga karena disini lebih luas daripada level sebelumnya.

Kalau teman-teman berniat untuk berkunjung ke Grojogan Lepo ini, mungkin akan kesulitan jika hanya mencari petunjuk arah dari beberapa plang seperti beberapa destinasi wisata lainnya. Namun kita tidak perlu khawatir, agar lebih mudah menuju kesini, kita bisa mencari lokasi Pasar Dlingo. Setelah sampai di Pasar Dlingo, kita bisa bertanya kepada warga lokal untuk mengetahui arah ke Desa Pokoh, karena sebenarnya desa tersebut letaknya tidak jauh dari Pasar Dlingo.

Tapi bagi teman-teman yang masih kebingungan untuk menemukan tempat ini, kita bisa menggunakan jasa di sini Omocars Jogja. Pada omocars.com kita bisa menemukan jasa sewa mobil harian di Jogja dengan harga yang tentunya tidak akan membuat budget membengkak. Teman-teman bisa menyetir mobil sendiri atau juga menggunakan jasa driver tambahan agar memudahkan perjalanan wisata kita di Jogja.

1 komentar:

  1. Masyaallah aduh itu airnya biru seger bangeeet.. pengen nyemplung deh.

    BalasHapus

Jangan lupa komentar ya!