Jumat, 12 April 2019

KPPB Ajak Pemuda Peduli Pantai Bengkulu

peduli-pantai-bengkulu
Tempat wisata yang indah memang akan menarik banyak pengunjung untuk datang dan menikmatinya. Pengunjung yang datang disuguhkan pemandangan dan lingkungan yang nyaman dan bersih tentu saja akan selalu ingin berkunjung ke tempat wisata tersebut. Apalagi tempat wisata yang ramah lingkungan dan memiliki akses mudah serta banyak terdapat kuliner sepanjang jalannya. Pengunjung yang sedang berwisata tidak hanya menikmati momen dan suasana, tapi bisa bersantai sambil menyantap kuliner khas daerah tersebut.

Namun bagaimana jika tempat yang ramai dikunjungi justru meninggalkan bekas sampah yang juga “ramai”. Sampah yang berserakan mencemari lingkungan sekaligus merusak suasana, terlebih lagi disekitar tempat wisata.

Masalah sampah memang tidak akan pernah ada habisnya. Disetiap sudut, setiap daerah maupun perkotaan akan selalu bertemu dengan yang namanya sampah. Sampah dapat mengakibatkan berbagai macam bencana yang merugikan masyarakat. Apalagi jika berurusan dengan sampah di pinggir lautan atau pantai. Selain merusak pemandangan, sampah ini juga bisa merusak ekosistem yang ada di laut. Terlebih sampah yang banyak ditemukan yaitu sampah plastik yang sulit terurai.

Baru-baru ini muncul sebuah komunitas peduli akan lingkungan di Bengkulu, yaitu Komunitas Peduli Pantai Bengkulu atau KPPB. Sebuah komunitas yang awalnya hanya beberapa orang lalu mencoba campaign di media sosial sehingga saat ini sudah banyak yang bergabung atas dasar sadar lingkungan. Komunitas ini cukup menarik, tanpa paksaan maupun himbauan dari pemerintah, pemuda dan pemudi Bengkulu ini berinisiatif untuk turut menjaga Bengkulu dengan peduli akan pantai Bengkulu. Yang mana kita tahu bahwa ada berbagai spot pantai di Bengkulu masih dipenuhi sampah baik itu dari pengunjung maupun dari masyarakat setempat.


Bersama-sama membersihkan pantai Bengkulu.
KPPB juga mengajak seluruh pemuda maupun pemudi Bengkulu untuk bergabung bersama setiap minggunya membersihkan spot-spot yang masih dikerumuni sampah. Kepedulian akan tempat wisata tanah air ditunjukkan dengan banyaknya anak muda yang bergabung setiap minggunya. Sampai saat ini sudah mencapai 140-an volunteer.


Baca juga: Pembaruan untuk wisata kota

Tujuan KPPB itu sendiri yaitu untuk mewujudkan masyarakat Bengkulu yang sadar dan peduli terhadap kebersihan pantai, guna menunjang perekonomian dan pendapatan asli daerah. Karena seperti yang kita ketahui, tempat wisata merupakan aset bagi suatu daerah dalam hal pencapaian perekonomian masyarakat. Namun sayangnya belum ada kerjasama dengan pemerintah untuk menindak-lanjuti komunitas pro-lingkungan ini. Pemuda yang bersemangat menjaga daerah, perlu adanya dukungan baik itu bantuan fasilitas maupun segi promosi. Seperti perlu adanya tong/bak sampah di setiap spot pantai, serta kontrol rutin pantai setiap minggunya. Dengan mengajak pemerintahan untuk turut bersama menjaga wisata, diharapkan bukan hanya kalangan pemuda yang antusias namun juga masyarakatnya.

Kalo bersih siapa juga yang seneng? kita-kita juga kan.
Sebelumnya memang sudah ada berbagai macam komunitas yang mengadakan aksi bersih-bersih pantai. Namun aksi yang dilakukan hanya sekali atau dua kali saja. Dengan adanya Komunitas khusus ini, diharapkan anak muda sadar dan peduli akan kebersihan pantai di Bengkulu. Serta dapat secara rutin berkampanye tentang kebersihan demi menjaga lingkungan sekitar Bengkulu. KPPB juga memiliki media sosial Instagram @komunitaspedulipantaibengkulu sebagai wadah berkampanye untuk mengajak lebih banyak lagi anak muda agar tidak hanya membesarkan kualitas diri sendiri, namun juga peduli akan kebersihan lingkungan terutama di pantai Bengkulu. Saat ini aksi yang dilakukan sudah masuk ke-tujuh kalinya yang dilaksanakan setiap hari Minggu pukul 3 sore.

Selasa, 02 April 2019

Dengan Plester Anti Air, Hobi Mancing Jalan Terus!


Sentimen negatif terhadap para mancing mania atau orang yang hobi memancing tetap tidak menurunkan minat untuk memancing, ya namanya juga hobi. Orang yang suka memancing identik dengan pemalas, buang-buang uang dan waktu plus tidak sehat karena kerjaannya hanya duduk sepanjang hari menunggu umpan di mata kail di santap ikan di kali. Kesan malas muncul karena orang yang hobi mancing dapat bertahan seharian duduk di depan kolam tanpa merasa bosan.

Meski demikian, memancing sudah teruji bahwa hobi satu ini melatih kesabaran dan emosi. Bagaimana tidak? Terkadang sudah lama menunggu ikan datang namun ketika umpan dimakan ternyata ikannya lepas, bahkan sering hanya makan umpan semata. Walaupun begitu para mancing mania tidak pernah menyerah hanya karena satu ekor ikan lepas dari joran.

Hobi memancing ini pun merupakan salah satu hobi yang populer hampir di seluruh dunia. Bahkan beberapa negara memiliki klub mancing sendiri, walaupun mungkin berbeda kelasnya dengan para mancing mania kolamers atau pemancing yang melakukan hobinya di kolam saja.

Mahal itu memang relatif, namun tidak bisa dipungkiri jika hobi memancing memerlukan budget yang lumayan. Dari mulai pembelian joran, kail, pemikat ikan hingga umpan yang digunakan untuk memancing. Namun semua harga itu terbayar ketika memancing dan mendapatkan ikan yang lebih banyak dibandingkan dengan yang lainnya.

Melepaskan ikan dari kail terkadang mudah terkadang sangat sulit. Tergantung kedalaman si ikan memakan kail, paling mudah jika kail hanya menempel di sungut ikan. Namun jika kail tertelan karena ikan yang di dapat lebih besar daripada kail, mengeluarkannya butuh teknik dan keahlian khusus. Salah-salah setelah kail lepas dari sungut ikan malah kena tangan. Terkena pancingan biasanya menimbulkan luka dalam dan robek, karena kail dipancing untuk dapat masuk dan menancap sehingga luka yang ditimbulkan bersifat dalam dan merobek kulit.

Jika anda terluka ketika memancing, segera cari air bersih untuk digunakan membersihkan luka. Setelahnya gunakan plester penutup luka anti air untuk melindungi luka dari kontaminan yang berpotensi memperparah luka. Selain luka tersangkut kail pancing, luka sayat pun menghantui para pecinta mancing. Sama halnya dengan luka robek akibat pancingan, luka sayat pun harus ditutup setelah dibersihkan. Lebih lengkapnya tentang luka sayat dan penanganannya dapat dilihat disini: https://www.id.hansaplast.co.id/bantuan-instan/kesehatan-dan-perlindungan/luka-sayat-dan-baret
This entry was posted in