Selasa, 16 Oktober 2018

Kebutuhan Seorang Blogger


Millenials dan media sosial tak dapat terpisahkan.
Begitupun blogger dan kamera, bagai dua hati yang harus menyatu dan tak bisa terpisah dalam waktu. Tak melulu yang benar-benar kamera, handphone pun menjadi kebutuhan yang sangat dibutuhkan bagi blogger.

Bayangkan ketika blogger harus selalu eksis dimanapun, kapanpun, dalam hal apapun, dan cekrek sana-cekrek sini adalah andalan yang tak boleh terlewatkan. Dunia memang harus tahu seorang blogger ini ngapain aja, bukan hanya cekrek asal jadi upload selesai, kadang tuh emang kebutuhan endorsan. Jadi handphone tak pernah terlepas dari tangan, Hihiii.

Ngeblog

Keadaan mendesak saat laptop tidak sedang ada di genggaman, salah satu cara blogger untuk tetap menggali konsistensi menulisnya yaitu dengan ngeblog via handphone.

Tidak hanya dalam keadaan mendesak saja, kadang mengetik tulisan di hp lebih membuat otak mengalir daripada terpaku di depan laptop sambil berpikir. Pantas saja banyak sekali kata-kata indah bertebaran di media, menghabiskan waktu menatap layar kecil di genggaman memang membuat candu.

Upload

Blogger tidak jauh-jauh dari ke-eksis-an menunjukkan pada dunia. Sejauh ini blogger juga setara dengan influencer. Seorang blogger tidak boleh ketinggalan dan harus mengiringi arus kecanggihan zaman ini. Eitss, mengiringi arus bukan berarti terbawa arus, justru pengaruh baik yang di sampaikan si blogger lewat tulisan, lebih mengena di hati para netizen media sosial. Eksis terus sih, heuheuu.

Foto

Untuk menjadi eksis di dunia maya, foto maupun video yang di tunjukkan harusnya berkualitas baik. Sudah pasti dong ya, blogger sejati sudah mengerti sedikit demi sedikit dasar fotografi.

Mengabadikan momen penting-yang harus di share untuk para netizen-haruslah menggunakan kualitas kamera yang baik. Aku juga selalu berhati-hati menggunakan fitur kamera di handphone. Dari segi pencahayaan, tempat, sekaligus posisi objek harus di ukur dan di atur betul-betul.

Baca juga:  Tips Feed IG Kece

Handphoneku lumayan bisa di andalkan kalau di siang hari alias pencahayaannya lebih terang. Tetapi tak bisa diandalkan saat malam hari atau low light. Masih ngelirik-lirik handphone mana yang kira-kira bagus buat fotonya. Karena menurut pengalamanku, kualitas kamera handphone memiliki periode tertentu alias semakin lama semakin buruk. Begitulah yang sekarang terjadi dengan handphoneku yang baru saja berumur satu tahun lebih.

Di blibli.com sekarang sedang ada flash sale pada 18 Oktober nanti. Promo ini ada setiap hari kamis jam 10.00 WIB. Teman-teman bisa membeli produk saat flash sale di jam 10 tersebut. Banyak produk yang di promokan, salah satunya Xiaomi Redmi 6A dari Xiaomi Official Store. Beli produknya dengan harga yang murah banget, yaitu 1.249.000 rupiah. Handphone terbaru dengan ahrga segitu siapa yang gak ngiler ya kan, hmmm.


Xiaomi Redmi 6A dengan layar 5,45 inchi punya banyak pilihan warna, diantaranya yaitu black, gold, dan blue. Warna-warna yang cantik dan elegan untuk millenials, apalagi buat blogger yang selalu eksis seperti Aku ini. Huft, jadi kepengen kan.
Dan yang paling utama, fitur kameranya untuk upload sana-sini sudah memiliki resolusi kamera depan 5 MP serta kamera belakang sebesar 13 MP. Dan RAM untuk penyimpanan pun mumpuni sekali, yaitu sebesar 2GB.

Tambah ngiler gak tuh?Coba kepoin Xiaomi Official Store

Gak harus kesel karena lalot kalau habis buka Instagram, dengan RAM yang besar kita jadi bisa download app yang mendukung kebutuhan sebagai seorang blogger.

Apa aja kebutuhannya sih?

Ada deh! Hihihhh.


Baca juga: Kamera untuk Vlog

Senin, 15 Oktober 2018

Minuman Penghangat Badan Saat Demam


Teringat masa-masa kecil. Pas jadi “anak bawang” di sekolah-karena selalu ikut mama ngajar-pasti selalu ada bibi jamu yang mendendangkan jamunya setiap jam sembilan. Alhasil guru-guru di sekolah tak terkecuali mama juga sering membeli jamu. Hobi mama minum jamu akhirnya juga membuatku penasaran dengan rasanya. Aku mencoba jamu rasa beras kencur, dan bagian yang aku suka adalah air gula manisnya.

Sampai sekarang aku juga sering iseng beli jamu beras kencur ini. Teman-temanku malah tidak suka dengan baunya. Beruntungnya Aku sudah terbiasa meminum minuman herbal ini dari kecil.

Seperti yang kita tahu bahwa beras kencur itu rasanya pedas.
Pedas atau hangat ya? Yah begitulah.
Jika di seduh dengan air hangat, sangat melegakan sekali di tenggorokan. Namun, kecuali jamu Aku tidak mau meminum langsung si beras kencur ini. Biasanya aku gunakan untuk maskeran tangan dan kaki bersamaan dengan beras. Lebih alami dan tak perlu takut akan kimia bukan? Heheh.

Sama seperti beras kencur yang memiliki rasa hangat dan pedas, bumbu dapur tradisional yang sering di pakai untuk menghangatkan badan salah satunya adalah jahe. Jahe memiliki kandungan vitamin C dan B6 serta memiliki kandungan mineral seperti potassium yang berfungsi untuk obat berbagai macam penyakit.

Beberapa hari yang lalu, aku baru saja mengalami batuk dan flu. Berhubung cuaca di Bengkulu tak menentu, kadang siangnya terik sekali lalu tiba-tiba sore atau malamnya hujan, membuat badan yang kurang pandai beradaptasi menjadi tumbang sendiri. Sebenarnya aku adalah orang yang jarang sakit, tetapi kalau sudah sakit bisa berhari-hari. Paling sakit kecil yang menyerang kalau tidak batuk ya flu. Dan akhirnya batuk dan flu menghinggapi secara bersamaan disertai dengan demam selama satu malam.

Untungnya sebelum demam, Aku sudah mempersiapkan membeli Herbadrink di supermarket. Yah sembari membeli keperluan yang lain, Aku sempatkan juga membeli Herbadrink Sari Jahe. Buat minuman sendiri dari jahe males ribet, jadinya beli aja yang sudah praktis dan sugar free juga. Tujuanku adalah untuk menghangatkan tenggorokan yang lagi batuk dan flu ini, eh ternyata di susul dengan demam di malam harinya. Temanku merasakan panas di badanku tetapi aku merasa kedinginan. Begitulah kalau lagi demam, tak menentu. Haduhhh.

Setelah minum Herbadrink Sari Jahe, badanku yang dingin sekali-yang menurut orang-orang panas-akhirnya perlahan mulai hangat sendiri. Di malam itu pun aku tidak mau minum obat, padahal sudah di peringatkan oleh orang tuaku di sana agar segera minum obat. Rasa malas minum obat karena takut ketergantungan jadinya Aku gantikan saja dengan minum penghangat badan.

Herbadrink Sari Jahe ini merupakan minuman herbal yang selain berfungsi menghangatkan badan, juga berfungsi untuk mengatasi perut kembung dan masuk angin. Jadi gak perlu kerokan nih buat teman-teman kalau lagi masuk angin, minum Herbadrink rasa Sari Jahe aja. Karena dibuat dengan bahan alami tetapi proses pengolahannya sudah modern, sehingga praktis dalam bentuk sachet.

Untuk satu kotak Herbadrink Sari Jahe harganya kisaran dua belas ribuan dengan isi 5 sachet. Cukup murah bukan? Praktis juga untuk penyeduhan, cukup siapkan air hangat sekitar 150 ml, lalu larutkan satu sachet Herbadrink Sari Jahe Sugar Free ini. Menggunakan air dingin sebenarnya bisa, tapi untuk lebih merasakan kehangatan yang lebih, lebih baik menggunakan air hangat, hihihhh.

Selain yang rasa Sari Jahe, Herbadrink juga memiliki varian rasa yang juga menyehatkan tubuh seperti; Sari Jahe, Sari Temulawak, dan Lidah Buaya.


Herbadrink Sari Temulawak sendiri berfungsi untuk membantu memelihara kesehatan hati, assekk. Tuh yang hatinya sedang tak terarah di landa galau, lebih baik minum ini. Heheh. Sedangkan Herbadrink Lidah Buaya berfungsi untuk membantu memelihara kesehatan pencernaan dan membantu melancarkan BAB.

Mantep banget kan?

Minuman Herbadrink tidak hanya sekadar minuman, namun juga memberikan manfaat herbal untuk tubuh kita sendiri.

Selasa, 09 Oktober 2018

Mirrorless untuk Blogger & Vlogger


Menulis blog memang mengasyikkan jika waktu yang kita berikan untuk menulis memang benar-benar luang. Apalagi jika sudah mulai mengenal job sana-sini. Tergiur akan penghasilan yang cukup membuat hati senang.

Namun, lama kelamaan jika hasil menulis gini-gini aja rasanya kurang memuaskan. Di tambah lagi sudah banyaknya teman-teman blogger lain yang lebih menjadikan blog mereka professional di dukung oleh foto yang kece abiss.

Aku menjadi iri. Karena hasil foto ku hanya sebatas itu saja. Kurang kece menurutku. Aku mulai semangat mengejar target #2019kamerabaru. Pundi-pundi rupiah hasil ngeblog dan hasil jualan Aku kumpulkan demi hashtag tersebut.

Belum lagi hobiku ngevlog yang tertunda karena kamera pocketku yang tak mendukung pembuatan video. Aku jadi semakin tergiur Kamera Untuk Vlog dengan mirrorless yang umum di pakai oleh blogger dan youtuber.

Meskipun aku tahu, bahwa kamera bukan segalanya dalam berkarya. Namun untuk terlihat lebih professional, apa salahnya ya kan?

Berulang kali melirik-lirik kamera yang di damba di online store maupun offline store yang ada di kotaku. Kamera Untuk Vlog yang cocok bagi blogger dan vlogger sepertiku haruslah yang simple layaknya mirrorless. Kenapa?

Mudah di Bawa
Alasan klasik yaitu simple dan mudah di bawa kemana-mana. DSLR sebenarnya mendukung, malah lebih professional. Namun, dalam keadaan atau situasi yang harus cepat dan gak mau ribet kita gak mungkin bawa yang gede-gede ya kan?

Mirrorrless lah yang menurutku lebih simple dan gak ribet.

Menjauhi Fitnah

Kadangkala kalo kumpul sesame komunitas atau sama teman-teman mau foto aja canggung kalo harus ngeluarin DSLR se-gede gaban. Takutnya adi fitnah, dikira sombong lah, anu lah, ini lah.

Hal ini juga membuatku lebih suka mirrorless, ngeluarinnya simple dan pede. Gak harus takut kena fitnah atau terjadinya omongan di belakang karena nyombongin kamera.

Anti Ribet

Kebayang dong, kalo lagi jalan-jalan tapi gak mau bawa tas yang besar karena cuman muat kamera doang. Cukup kantongin doang, mirrorless udah aman dan bisa dibawa kemana-mana. Gak takut ribet. Tapi hati-hati awas ilang juga mentang-mentang si doi kecil. Hahah.



Baca juga: https://www.blibli.com/friends/blog/rekomendasi-kamera-travel-vlogger/

Namun aku berfikir lagi, apakah rupiah yang aku kumpulkan cukup membeli mirrorrless yang aku dambakan awal 2019 ini? Secara, aku baru terniat mengumpulkan uang sekitar satu bulan ini.

Ngelirik di online store seperti blibli.com untungnya punya program cicilan 0%. Aku cuman perlu search kamera yang di inginkan, dan bisa memilih cicilan perbulan tanpa kartu kredit.



Menggunakan kartu kredit sebenarnya juga bisa. Tetapi apalah dayaku hanya seorang yang tidak punya kartu kredit. Yang sepertiku bisa menggunakan Akulaku, Kredivo, maupun Home Credit.

Buat yang lebih suka dengan cash juga tersedia berbagai macam metode pembayaran, mulai dari transfer Bank, Indomaret, Pos Indonesia, dan yang lainnya. Metode pembayaran yang bermacam-macam dapat memudahkan kita untuk segera memiliki barang yang kita inginkan.

Kamera Untuk Vlog Canon Mirrorrless M10 dambaanku rasanya sudah cukup untuk kebutuhan seorang blogger nyambi vlogger sepertiku. Selain ringkas dan mudah di bawa, pilihan warna hitam atau putih membuatnya semakin stylish dan kece. Dengan resolusi 18MP dan layar touch screen 3.0 inch yang bisa di balik buat selfie hingga 180 derajat rasanya sudah cukup untuk membuat video setiap minggunya.


Gimana gak cukup? 
Teman-temanku yang non-blogger saja mengidam-idamkan si M10 ini. Masa seorang blogger sepertiku tidak mau meningkatkan ke-profesional-an dengan membeli kamera baru. Hahah. Semoga saja #2019kamerabaru segera terwujud!

Sabtu, 06 Oktober 2018

Outfit Muslimah Millenials


Hay muslimah!

Akhir-akhir ini banyak sekali ditemui trend-trend fashion yang kekinian buat muslimah. Iya, meskipun berhijab, muslimah millenials tidak pernah mau ketinggalan trend fashion. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki harus di perhatikan.

Outfit yang mendukung penampilan, membuat kita semakin percaya diri menjalani hari-hari. Terlebih lagi saat hendak pergi ke tempat-tempat yang hits bersama teman. Penampilan pastinya nomor satu diutamakan, heheh.

Pakaian
Penampilan pertama yang harus diperhatikan yaitu busana muslim, teman-teman sudah pasti memiliki style pakaian yang berbeda setiap harinya. Sudah banyak sekali jenis-jenis busana muslim terbaru, seperti; dress, atasan & bawahan, serta tunik.
Hijab

Selain itu, hijab juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan dan di sesuaikan dengan pakaian yang kita kenakan. Muslimah millenials harus pintar-pintar mix and match pakaian dengan hijab yang digunakan. Kalau yang kita kenal biasanya hanya hijab segi empat dan pashmina, sekarang sudah banyak style hijab terbaru lain seperti: hijab instan, printed, maupun scarf hijab.

Banyaknya trend yang dibutuhkan muslimah untuk pakaian dan hijab terbaru memunculkan banyak sekali toko online yang menyediakan koleksi tersebut. Salah satunya di hijab.id yang menyediakan busana muslimah serta hijab dengan menyesuaikan trend fashion muslimah millenials saat ini.
Make Up

Menggunakan make-up bagi muslimah sepertinya terlihat berlebihan. Apalagi jika hanya sekedar outfit sehari-hari, rasanya terlalu berat memakai make-up full di wajah. Tapi jika hasil yang di tampilkan tidak menor dan natural ya gak apa-apa.

Make-up berfungsi agar kita tidak terlihat kucel saja. Jadi pakailah riasan yang biasa saja dan jangan terlalu berlebihan, kecuali pada waktu-waktu tertentu seperti acara pernikahan, party kelas, atau yang lainnya.

Baca Juga: Tips Instagram Kece

Tas & Sepatu

Tanpa outfit tas dan sepatu rasanya akan terlihat kurang bagi kita muslimah millenials. Pemilihan tas dan sepatu harus pas dan sesuai dengan outfit pakaian kita. Apalagi kalau sedang berpergian dan ingin mengabadikan momen dengan berfoto. Outfit hari ini harus hits dan di abadikan dengan foto serta di upload ke media sosial.

Sabtu, 29 September 2018

Sensor Dalam Menonton Film

Setelah menunggu, akhirnya Blogger Bengkulu mengadakan kegiatan lagi. Udah kangen nih sama anak-anak Bobe. Selain ngumpul event, Aku juga butuh energi semangat yang harus di charge. Satu-satunya energi yah itu, bertemu dengan blogger sekaligus dengerin cerita pengalaman mereka tentang dunia perbloggeran ini.

Akhir-akhir ini Aku lagi sibuk revisian dan jualan, heheh. Nulis blog aja harus di paksa dulu baru bisa. Nah kalo udah terisi semangat, jadi tambah rajin lagi nih nulisnya, heuheuu.

Tanggal 26 September kemarin, Bobe kembali mengadakan event. Kali ini menggandeng partner dari Lembaga Sensor Film (LSF). Pertama lihat pamfletnya pasti selalu excited kalo bobe ngadain event. Apalagi yang Aku lihat pasti bahas masalah film nih. Ternyata benerrrr.

Seperti yang selalu kita lihat di televisi, setiap ada film atau sinetron pasti di pojok bawah selalu ada lambang SU, R, RBO. Aku dulu gak ngerti apa maksud dari lambang itu. Seiring bertambahnya umur alias udah tua, Aku jadi tahu sendiri ternyata lambang tersebut merupakan singkatan untuk siapa yang berhak menonton film tersebut. SU untuk semua umur, R untuk remaja, dan RBO untuk remaja bimbingan orang tua.

Di event yang bertemakan “Budayakan Sensor Mandiri dari Lingkungan Keluarga” kemarin, ternyata juga dibahas mengenai lambang yang Aku maksud tadi. Lembaga Sensor film disini maksudnya bukan hanya bertugas untuk menyensor gambar yang gak senonoh aja loh, tetapi juga memilah dan memilih sesuai dengan umur atau usia si penonton.

Pihak dari LSF, Ibu Noor Saadah sebagai pemateri membagikan secara detail maksud dari klasifikasi usia tersebut. Klasifikasi usia yang ditetapkan oleh LSF berdasarkan dari UU No. 33 Tahun 2009 dan PP No. 18 Tahun 2014. 


Hayooo kamu kategori yang manaaa?
Sensor mandiri adalah perilaku secara sadar dalam memilah dan memilih tontonan.
Jadi secara sadar diri kita sendiri yang harus memilih apa yang harusnya kita tonton. Apalagi ketika pergi menonton bioskop bersama teman-teman, kita harus cermat melihat klasifikasi usia apakah sudah sesuai dengan kita atau belum.

Ada baiknya kita menonton film yang sesuai dengan umur kita. Karena LSF sendiri memilih klasifikasi usia sesuai dengan manfaat dan apa yang akan kita dapatkan setelah menonton film tersebut.

Nah sensor mandiri dalam keluarga sudah pasti membutuhkan peran orang tua dalam menyikapinya. Bagaimana orang tua membimbing dan mengarahkan anak-anak supaya menonton film sesuai dengan usianya. 

Kenapa ya, sensor mandiri itu di perlukan? Apa penyebabnya hingga terbentuk pengklasifikasian usia tersebut?

Perkembangan dan Perubahan Teknologi

Teknologi yang kian berkembang semakin pesat di kehidupan ini memberikan pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat. Semua orang dari berbagai usia dengan mudahnya mengakses apapun yang mereka inginkan. Semua orang juga bisa memberikan konten apapun dan mengunggahnya ke media sosial melalui teknologi yang canggih seperti sekarang ini. Untuk itu mengapa sensor secara mandiri diperlukan, agar kita sadar dan memilih tontonan sesuai dengan klasifikasi usia kita. 

Diri kita sendiri harus memperhatikan apa yang hendak kita tonton, baik atau tidaknya film tersebut bisa kita lihat sedikit melalui teaser filmnya. Apakah filmnya memiliki konten sensitif yang mengandung kekerasan, diskrimansi, ataupun pornografi.

Jadi mulai sekarang, baik itu remaja dan millenials harusnya sadar betul akan tontonan yang kita pilih.

Siapa lagi yang akan menjaga diri kita kalau bukan kita sendiri ya kan?

Orang tua pun demikian, anak-anak harus lebih di perhatikan aktifitasnya dengan mendampingi saat mereka sedang bermain gadget, mengingatkan hal-hal yang baik dan menasihati saat anak melakukan hal-hal yang dilarang, serta membatasi jam menonton pada anak. 

Senin, 24 September 2018

Hal Baik Sebelum Tidur

Setiap orang pasti pernah tidur. Tidur merupakan suatu kebutuhan untuk kita. Mengistirahatkan tubuh di kala lelah seharian beraktifitas, satu-satunya cara beristirahat yang baik yaitu dengan tidur.
Di malam hari adalah aktifitas kita untuk tidur. Namun tentunya sebelum tidur hendaknya melakukan suatu hal yang bermanfaat untuk menyiapkan diri saat terbangun dari tidur nanti.

Membereskan Kamar
Aku sendiri, terbiasa untuk "melelahkan diri" sebelum tidur. Salah satunya dengan cara beres-beres.
Selain kamar atau ruangan menjadi rapi, dengan beres-beres sebelum tidur dapat membuat kita tidur nyenyak (karena capek), hihih.
Setelah terbangun, pekerjaan kita jadi lebih ringan. Tidak perlu berberes-beres lagi keesokan harinya.

Bersih-bersih
Setelah membereskan kamar atau tempat tidur, baiknya kita juga membersihkan diri. Sikat gigi sebelum tidur juga baik untuk kesehatan gigi kita.
Selain itu membersihkan wajah dari make up ataupun muka berminyak juga baik untuk mencegah timbulnya jerawat di pagi hari. Kan gak enak kalo bangun tidur, muka jerawatan, heheh.

Pasang Alarm
Jangan lupa untuk memasang alarm untuk bangun subuh/bangun pagi. Alarm berguna untuk mengingatkan kita kalau-kalau kita terlalu lelap dengan mimpi panjang kita.
Apalagi kalau di pagi hari kita memiliki aktifitas yang banyak. Jadi harus bangun se-pagi mungkin agar tidak ketinggalan.
Buat teman-teman yang sudah terbiasa bangun pagi, biasanya tanpa alarm pun sudah bisa bangun pagi. Tapi untuk lebih berjaga-jaga, pasang aja alarm sebagai pengingat kita.


Jauhi Gadget
Sebelum tidur hendaknya menjauhi barang-barang elektronik agar sinar dari gadget/tv tidak membuat mata kita segar.
Sering sekali di antara kita susah untuk tidur karena masih menghadap hp/komputer/televisi, sehingga membuat mata kita susah untuk terpejam.
Jauhi barang elektronik tersebut agar tidur kita cepat dan nyenyak. Selain itu juga menjauhkan gadget membantu kita terhindar dari paparan radiasi yang berlebihan.

Matikan Lampu
Dengan mematikan lampu kamar, tidur kita akan lebih nyenyak. Paparan cahaya yang terlalu sering menjadikan mata kita tidak beristirahat secara baik.
Sebagian orang ada yang terbiasa tidak nyaman jika mematikan lampu, sebagian lagi akan nyenyak tidur jika mematikan lampu. Mematikan lampu disaat tidur malam juga baik untuk kualitas tidur kita.

Berdoa
Ini hal yang paling penting ketika hendak melakukan sesuatu, berdoa. Meminta harapan yang ingin kita tujukan kepada sang pencipta, serta bersyukur akan apa yang telah kita lakukan sebelumnya. Berdoa sebelum tidur agar kita dijaga hingga terbangun di pagi hari.

Lalu, apalagi kebiasaan baik teman-teman sebelum tidur?
Apakah melakukan hal-hal lain diluar itu? Komentar di bawah ya :)

Sabtu, 15 September 2018

Feeds IG Kece Dengan Akun Premium Shutterstock

Di era millenial seperti sekarang, udah banyak banget memunculkan hal-hal yang mengasyikkan di pandang mata. Beruntunglah kita yang sekarang sudah dikelilingi dengan teknologi yang canggih.

Dengan mudahnya kita mendapatkan informasi melalui sosial media. Bahkan sampai ke seluruh dunia hanya dengan sosial media kita akan melihat semuanya.

Berkembangnya sosial media mendatangkan banyak manfaat. Tak terkecuali seorang blogger ataupun microinfluencer, yang basicnya membutuhkan sosial media dalam memperkenalkan sesuatu.

Anak-anak millenial nih siapa sih yang masih gak tahu dengan Instagram. Dengan berjuta konten foto dan video setiap detiknya selalu di unggah oleh millenial di seluruh dunia.


Namun, yang mengasyikkan adalah melihat konten atau feed IG yang rapih serta warna-warni. Nah, gimana nih cara memperindah atau merapikan feeds IG kita?

Konten
Upload konten teman-teman se-konsisten mungkin. Kalo IG teman-teman kontennya selfie atau ootd, bisa di rapihin dengan filter atau tone yang senada.
Sebisa mungkin jangan di campur aduk, misalnya hari ini selfie besoknya ootd. Buat foto IG kamu senada ya biar enak di pandang. :)

Background
Feed IG yang menarik juga bisa dibantu dengan menambahkan background. Nah background disini bisa warna-warni atau sesuai dengan mood teman-teman.
Nah kalo aku sekarang lagi suka pake background yang aku download melalui JasaShutterstock.id


Banyak banget background yang bisa kita download dengan menggunakan Akun Premium Shutterstock. Untuk pembayarannya, kita gak perlu pake kartu kredit, cukup dengan transfer ke bank atau via transfer pulsa udah bisa dapetin gambar-gambar lucu untuk background instagram kita.

Nah aku sengaja pilih background yang kekinian dan colorful agar feeds IG terkesan enak dilihat dan rapih.


Be Creative
Jadilah seseorang yang kreatif dalam mengatur feeds IG. Udah pilih-pilih background yang unyu di Akun Premium Shutterstock, kita pecah gambarnya menjadi 9 bagian, which is sesuai sama 3 x 3 feeds IG kita.


Lucu kan?
Kekinian banget kan?
Iya dong. Pinter-pinter kita gimana ngatur feeds IG agar enak buat dikepoin, hihihh.

Eitsss, emang kualitasnya bagus kalo udah di pecah backgroundnya?

Pasti dong, JasaShutterstock.id ini memberikan high quality dengan foto ukuran terbesar untuk kita download. 

Gak hanya foto, tapi juga video yang bisa HD dan 4K untuk keperluan kita.
Selain keperluan pribadi, perusahan semacam televisi juga disediakan dengan berbagai lisensi sesuai kebutuhan.
Wah buat yang hobi ngevlog dan butuh background kece jugabutuh banget nih JasaShutterstock.id.
Teman-teman bisa kepoin dan download gambar-gambar kece dengan menggunakan Akun Premium Shutterstock di JasaShutterstock.id

Feeds yang rapih dan colorful juga mengundang followers berdatangan loh. Uuhh siapa tau nanti ada endorse berdatangan. Yuk be creative :)

Rabu, 25 Juli 2018

Ada Apa di KKN?

Halo di akhir bulan Juli!

Semoga teman-teman tetap semangat menantikan tulisan saya yang sudah jarang ngeblog ini. Heuheuuu

Maklumlah, mahasiswi tingkat akhir yang penuh dengan drama skripsinya. Kadang udah gak sempat lagi buka blog dan nulis. Tapi buka IG mah rajin. Wueheeehhe

Tapi masih tetap aktif dong di sosial media. Yang kangen, yuk ah kepoin aja di sosmed. Yang kangen tulisannya. Yaudah nih Saya kasih post. Hihii

Eh by the way, selamat yah buat adek-adek tingkat yang udah beberapa hari ini jalanin KKN. Cieee yang tinggal serumah. Maksudnya bareng temen-temen yang lain juga ah.

Ngomongin KKN, jadi ingat pas satu tahun yang lalu. Dimana masa KKN itu penuh dengan kenangan yang indah. Gimana gak indah coba? Banyak hal yang kita ukir bersama teman-teman yang lain-yang mungkin belum kita kenal sebelumnya.

Jadi KKN itu biasanya terdiri dari 10-15 mahasiswa/i yang berbeda jurusan dan fakultas. Nah masa KKN paling lama antara 1-2 bulan lah. Kebayang kan gimana deg-degannya ketemu teman baru dan serumah selama 1 bulan lebih? Hmm

Pasti ada yang ngalamin nih, deg-degan pas pengumuman pembagian anggota dan desa mana. Pas dilihat lagi gak ada satu pun yang kita kenal serta desanya pun tak tahu dimana.

Nah itu Saya kemaren tuh.


Tapi yah namanya kewajiban perkuliahan, harus kita hadapi dengan sebaik mungkin. Hitung-hitung melatih kita untuk menghadapi zona tak ternyaman kita.

Selain kewajiban perkuliahan, banyak hal nih yang bisa kita dapatkan saat kita selesai KKN nanti. Percayalah. KKN adalah hal terindah selama kuliah. Kecuali untuk orang-orang yang emang gak mudah suka sama orang lain. Hahah

Silaturahim

Saat dimanapun dan dalam keadaan apapun, ketika kita bertemu dengan orang baru, disitulah kesempatan mengenal orang lain lebih banyak.

Bersilaturahim dengan masyarakat di desa yang kita tinggali sangat bermanfaat buat kita. Banyak untungnya deh kalo kenal dengan orang baru. Dan masyarakat disana juga sudah pasti senang kalo anak KKN di desa mereka cukup ramah. Sudah pasti yah. Harus ramah! Kan didesa orang! Hihiii

Sabar

Tidak hanya di masyarakat. Di kehidupan kita pun harus di perhatikan. Sabar menghadapi sesama teman KKN serumah juga harus.

Memang susah mengurus banyak kepala. Tapi disinilah kesabaran dan keikhlasan kita diuji-seberapa mampu kita bertahan bersama berbagai macam jenis tingkah manusia.

Cekcok atau pun perkelahian sudah biasa di kehidupan KKN. Tapi jangan sampai menjadi perang saudara yah. Kan kalian selama KKN menjadi saudara yang harus saling menjaga dan melindungi serta mencintai. 

Dengan KKN, yang kita dapat adalah lebih bisa memahami sifat banyak orang. Dan juga supaya tahu kalo orang lain tidak sama dengan sifat kita.

Bersosialisasi

Di KKN ini akan nampak mana yang suka berorganisasi dan mana yang acuh tak acuh terhadap lingkungan. Berbagai macam kegiatan akan sering dilaksanakan. Disanalah teman-teman bisa bersosialisasi bagaimana mengenal orang lain lebih baik mulai dari warga, kepala desa, perangkat desa, sampai ke pejabat setempat.

Hubungan yang baik juga menguntungkan buat kita. Mendapatkan dukungan dari masyarakat itu gak mudah loh. Ada yang acuh dan tak peduli, ada yang memang ingin membantu. Jadi harus baik-baik yah kepada semua orang.

Tidak Egois

Yang biasanya hidup sendiri dan melakukan kegiatan sendiri tanpa ada yang mengusik, nah di KKN kita tidak boleh egois.

Hal-hal sepeleh akan mudah menjadi besar jika tak ada seorang pun yang mengalah. Jadi aturlah tingkat emosi dan kesabaran kita. Kan tinggal serumah, masa mau berantem mulu ye kan? Hihiiii

Jodoh

Nah ini nih yang asyik. Syukur-syukur kan kalo dapet jodoh. Entah itu sesama anggota KKN-yang sebelum dan sesudah bangun tidur melihat muka dia atau dengan si anak karang taruna yang selalu muncul disetiap kegiatan. Hmmm

Yang pasti dimanapun kita berada harus bersikap baik. Kan jodoh gak tau datengnya darimana. Hihiiii

Cobaan pelik, cekcok sesama anggota, saling omongin itu udah biasa di KKN. Yang pasti kita harus tetap sabar, tidak egois, dan bersikap baik selalu.

Namanya juga tinggal serumah. Pasti ada konflik di baliknya. Yah itung-itung belajar kalo nanti serumah sama jodoh kan ya. Belajar gimana caranya mengatasi masalah. Hihihh

Semangat selalu buat adek-adek yang KKN. Satu hal yang harus diingat "Belajarlah menerima dan memahami keadaan orang lain, karena orang lain sudah pasti tidaklah sama dengan kita sendiri".

Bengkulu, 25 Juli 2018

Kamis, 07 Juni 2018

Penulis Viral dengan Cara Instan


Setiap minggu pastinya Saya selalu update tulisan. Ikut komunitas Blogger ternyata punya dampak yang cukup baik untuk Saya. Target pembaca blog www.catatanpemimpi.com Saya jadi lebih meningkat dari sebelumnya.

Selain itu, bergabung dalam komunitas menjadikan semangat kita semakin terpacu. Oleh karena punya banyak teman yang satu visi, semangat menulis selalu menggebu-gebu. Modal semangat dan niat mau nulis saja sudah cukup.

Banyak sekali teman-teman di sekitar Saya yang mengatakan bahwa "Menulis itu mudah".

Memang benar. Menulis itu mudah. Namun tak semudah yang cuma ada di bayangan saja.

Menulis harus punya mood yang bagus. Gak bisa asal-asalan.

Menulis harus di-niat-kan. Gak bisa cekrek-cekrek langsung jadi.

Kita perlu memperhatikan rangkaian kata yang kita susun, dan berusaha untuk se-bermanfaat mungkin serta tidak membuat orang lain resah dengan apa yang sudah kita tulis.

Artinya tulisan harus bermanfaat, minimal menghibur pembaca. Bukan malah membuat hal-hal berbau menyinggung atau mengadu domba lainnya.

Akhir-akhir ini banyak sekali dijumpai "penulis viral" dengan berbagai macam tulisannya.

Berbagai macam hal ditulis tanpa memperhatikan kenyamanan sekitar demi membuat diri sendiri dikenal banyak orang.

Penyebaran berita hoax memang sudah banyak. Viralnya suatu berita yang belum diketahui kebenarannya. Anehnya yang lebih dominan menjadi viral dan menghebohkan masyarakat selalu berita-berita negatif.

Banyak sekali Saya mendengar kasus-kasus yang tidak baik menjadi viral dengan menuliskan ujaran kebencian di berbagai media sosial. Ujaran kebencian dengan cara memfitnah ataupun mengadu domba orang lain, sehingga membuat masyarakat sekitar menjadi resah.

Apalagi yang dituliskan dan disebarkan di media sosial adalah hal-hal yang berbau SARA. Bagi penulis maupun masyarakat biasa, seharusnya sudah mengetahui bahwa tidak ada media manapun yang menerima tulisan yang mengandung unsur SARA.

Alih-alih ingin dikenal masyarakat, cara yang paling instan untuk terkenal yaitu dengan menulis SARA tersebut di media sosial pribadi layaknya Facebook. Meskipun pribadi, media sosial tetaplah media sosial, media yang banyak orang akan melihat dan mnegetahui.

Terbit di Koran Rakyat Empat Lawang Edisi 21 Mei 2018.
Apalagi di negara kita hal-hal yang berbau SARA memang sedang sensitif. Sangat disayangkan bagi penulis-penulis konten yang bermanfaat malah tersingkirkan dengan hal-hal viral tersebut. Padahal tujuan penulis sebenarnya adalah menyebarkan informasi dan sesuatu yang bermanfaat yang bisa menambah wawasan pembacanya.

Tetapi jika kita sebagai masyarakat ikut menerima konten-konten negatif, penulis viral itu akan semakin membuat dirinya terkenal dengan cara instan, yang tidak lagi mempedulikan apa yang diucapkan, asal masyarakat menjadi resah. Sehingga yang berhasil dituliskan adalah kata-kata kotor yang menyinggung SARA.

Sayang sekali kita sebagai konsumen lebih tertarik dengan berita-berita negatif dan membagikannya ke media sosial. Hal itulah yang membuat pasar media sosial lebih sering menampilkan konten negatif. Karena kita sendiri yang membuat pasar tersebut.

Sepatutnya kita abaikan saja konten negatif, terlebih jika kebenaran konten tersebut belum pasti diketahui. Mari sama-sama kita mulai mengonsumsi tulisan atau bacaan yang baik.

Jangan pernah sekalipun kita berpikir "Bad news is good news".

Berita buruk tidak perlu di sebar luaskan, karena dapat membuat suatu daerah tersebut menjadi ikutan buruk. Lebih baik mencari informasi yang baik dan mendukung penulis konten positif untuk tetap memberikan hal yang bermanfaat bagi kita sendiri sebagai masyarakat.

Kamis, 31 Mei 2018

Pertama Jadi Blogger


Bicara mengenai hobi menulis, sudah sekian lama sejak masih SMP.

Masa-masa SMP dimulai dengan nulis cerpen khayalan, yang terinspirasi dari menonton sebuah acara menyanyi di RCTI, yaitu Idola Cilik.

Waktu itu kan emang lagi zamannya bikin geng. Jadi dalam geng yang Saya ikuti, semuanya suka menonton Idola Cilik. Tak hanya suka, musim facebook baru terkenal sering sekali membaca cerita khayalan tulisan dari orang lain tentang Idola Cilik.

Berawal dari suka baca, gak mau dong cuman baca doang. Rasanya kurang pas jika karakter yang diceritakan tak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Akhirnya ikut-ikutan bikin cerpen dan di upload ceritanya di facebook.

Disitulah mulai suka menulis sampai sekarang. Saya juga baru mengenal namanya dunia internet. Dan mulai iseng-iseng bikin blog sendiri.

Semasa SMP dan SMA lagi alay-alaynya dengan blog yang dimodifikasi sedemikian rupa. Kalo saya inget lagi, zaman itu begitu menggelikan. Blog bagi Saya adalah wadah untuk saya menulis cerpen. Jadi bukan hanya di facebook saja, tetapi juga saya post ceritanya di blog.

Bukan hanya satu dan bertahan sampai sekarang. Saya sudah beberapa kali ganti blog. Mulai dari nama yang alay, tampilan yang warna-warni, widget sana-sini, cursor yang bisa gerak, dan semacamnya.

Percayalah, Saya dulu se alay itu.

Meskipun saya sudah lama mengenal blog, saya belum begitu terjun ke dalamnya. Hanya sekedar tempat posting cerpen khayalan saja. Jadi belum tahu tentang trafik pengunjung, apalagi monetisasi.

Sampai akhirnya saya berkuliah pun, di semester awal masih menganggap blog sekedarnya saja. Kalo mau nulis yah nulis, kalo gak ada niat yah udah gak nulis.

Dua tahun yang lalu saya terinspirasi dengan seorang senior yang sudah menerbitkan buku pertamanya. Karena sifat yang gak mau kalah, saya juga bertekad untuk menerbitkan buku juga. Modal nanya sana-sini dan kepoin si senior, akhirnya saya ikutan pelatihan menulis.

Kebetulan penyelenggara pelatihan menulis itu merupakan seorang alumni dari kampus saya sekaligus sudah memiliki penerbit buku sendiri. Penerbit Indie yang ada di Bengkulu.

Saya mengikuti pelatihan dengan tekad yang bulat demi bisa menerbitkan buku juga. Pelatihannya cukup mumpuni bagi saya, karena peserta diharuskan untuk sudah menulis naskah selama satu bulan penuh.

Jadi setelah mengikuti pelatihan ini, kita diberikan semacam janji dan punishment kalo kita bakalan menyelesaikan tulisan kita selama satu bulan. Dan jika lebih dari satu bulan belum selesai satu naskah, kita akan dihukum. Hukumannya kita sendiri yang buat, yang mungkin kita tak akan sanggup melaksanakan hukuman tersebut jika melanggar.

Tak heran jika banyak peserta yang membuat hukuman anti mainstream sendiri, demi penyemangat menyelesaikan satu naskah selama sebulan. Dan cara tersebut sangat ampuh, sehingga saya bisa menyelesaikan naskah saya dengan baik.

Setelah akhirnya saya sudah menerbitkan buku, bisa dikatakan saya sudah memiliki title penulis, aseekkk. Meskipun saya belum tahu penulis yang baik itu yang seperti apa. Hihihhh

Mendengar kabar dari si senior tadi, beliau mengajak saya untuk ikut kumpul para blogger yang ada di Bengkulu. Waktu itu blogger ini bekerjasama dengan Kompasiana. Beliau mengajak saya karena tahu kalo saya sering nulis di blog.

Saya tertarik untuk ikut, tetapi karena terkendala saya lagi ada di kampung halaman, akhirnya saya tidak ikutan. Huuu padahal sayang banget gak ikutan. Setahu saya baru kali ini blogger di Bengkulu berkumpul.

Senior pun mengajak saya untuk bergabung saja di grup facebook Blogger Bengkulu. Nah disitulah Komunitas Blogger Bengkulu dibuat. Saya pun bergabung di grupnya. Tetapi belum tahu informasi kapan akan berkumpul lagi.

Satu tahun berjalan, memang sudah sering Blogger Bengkulu mengadakan pertemuan dalam bentuk Kelas Blogger. Tapi waktu itu saya belum berani untuk gabung secara resmi.

Alasan pertama yaitu tidak ada teman dekat yang satu visi dengan saya dalam hal menulis. Jadi saya agak sungkan untuk bergabung dengan komunitas ini. Bahasa lainnya “takut gak ada temen!” Hehehe.

Meskipun tidak berpartisipasi secara langsung, tetapi saya selalu mengikuti informasi yang ada di grup Blogger Bengkulu.

Waktu itu ada pengumuman mengenai Jumpa penulis Bengkulu yang diadakan oleh FLP Bengkulu.

Info itu saya share ke grup organisasi saya, dan ada beberapa orang yang tertarik ikutan. Dan akhirnya saya pun ikutan, mumpung ada temen. Hihiiih

Disana kami bertemu dengan beberapa penulis yang masih asing saya lihat. Tetapi sangat disayangkan sedikit sekali orang seumuran saya. Hihiii

Setelah selesai kegiatan, salah satu penulis mengajak kami untuk bergabung Kelas Blogger minggu depannya, nama penulisnya mbak Milda. Hihiii. Merasa di ajak dan orangnya juga welcome, akhirnya saya memutuskan untuk bergabung resmi di Blogger Bengkulu.

Kelas blogger pertama yang saya datangi sendiri. Karena sesudah itu teman-teman saya tidak mau datang lagi mengingat ada kesibukan masing-masing. Bahasannya sudah tinggi, waktu itu tentang template blog yang sama sekali belum saya mengerti. Setelah itu memperkenalkan produk UKM yang ada di Bengkulu.

Blogger Bengkulu dari awal memang sudah eksis. Di tahun pertama saja sudah banyak menggandeng kerjasama dari dalam Bengkulu ini. Meskipun baru pertama kali, saya sudah kecipratan endorse produk.

Selain itu, saya juga mendaftarkan diri dalam website jasa backlink. Disini kita bisa beli backlink ataupun jual backlink kepada website lain di rajabacklink.com. Tarif menulis blogger juga di sesuaikan dengan kualitas dari blog kita sendiri seperti DA/PA.

Tentunya saya senang bisa mereview sebuah produk ataupun kegiatan semenjak di Blogger Bengkulu. Karena kepercayaan yang diberikan, menulis pun pastinya harus totalitas.

Untuk kelas blogger selanjutnya, selalu saja ada kesibukan untuk ikutan. Akhirnya saya gak pernah lagi datang kegiatan. Saya hanya mengikuti perkembangan saja lewat facebook dan grup Whatsapp.

Dengan atmosfer yang berbeda tahun ini, saya mulai terjun mendalami lagi dunia blog. Saya mulai aktif mengikuti kegiatan dari Blogger Bengkulu. Alasannya cuma satu, mumpung lagi banyak waktu luang, dan pengen jadi blogger sejati. Hahayyy

Setiap kegiatan selalu saya sempatkan dan persiapkan. Tak bisa di pungkiri acara dari sponsor, baik itu grand opening atau promosi produk baru, saya ikut kecipratan lagi dan lagi.

Sejuta cerita menjadi blogger di Bengkulu bukan tentang seberapa banyak kita menghasilkan uang, tetapi seberapa banyak yang kita tulis bermanfaaat dan dibaca oleh orang lain.

Kesenangan sebenarnya adalah tulisan kita dibaca dan dihargai oleh teman-teman pembaca. Masalah dapat uang ataupun lainnya, itu bonus yang harus kita syukuri. Hihihhh

Jumat, 18 Mei 2018

Cobain Kue Enak dari Al Cake



Udah sehari aja ni puasa. Gak kerasa sih udah bulan Ramadhan lagi. Ketemu lagi sama Ramadhan tahun ini.

Karena Saya gak mau puasa pertama makan sahur sama buka puasanya sendirian, jadi milih pulkam dulu sejenak. Itung-itung perbaikan nafsu makan yang beberapa bulan ini males makan. Hohohh

Kesibukan sih udah gak banyak lagi. Tinggal nungguin revisi skripsi yang belum kunjung selesai, tapi udah banyak yang nyindir cantik biar segera diselesaikan. Huftt

Meskipun kesibukan wajib cuman itu, anehnya masih aja kekurangan waktu buat ngisi hari produktif.

Tunggakan nulis aja udah banyak banget nih yang mendesak mau dikelarin. Yah, ini lagi nyicil dikit-dikit ngepost tulisan. Hohohhh

Ikutan kelas blogger ke sembilan kemarin, gak seru kalo gaada lomba live event sama nulis serempaknya. Dan pastinya gak seru juga kalo gak dapet salah satunya-yang hadiahnya kece baday.

Jadi pemenang gak terlalu kompetitif banget. Tapi lumayan di seriusin. Bukan karena pengen hadiah sih. Tapi kalo punya hadiah kan bisa jadi ide tulisan. Hihihh.

Halah alfha alfha. Ngomong doang. Nulis aja numpuk. Bisanya nyicil. Huhuhhhh


Kemarin Alhamdulillah menang lomba live event yang hadiahnya ada cake unyu dari mbak Ipeh.

Saya belum pernah ngobrol-ngobrol langsung sih sama mbak Ipeh, tapi cuman tahu doang sama orangnya, huhuuu.

Mbak Ipeh ini adalah owner cake rumahan yang diberi nama Al Cake. Bisnis Al Cake ini udah setahunan dijalankan. Bisnis ini merupakan bisnis online kuliner yang resminya udah sejak 2 Desember 2017 lalu.

Baca juga: Dimsum: Teman Cemilan Paling Mantap

Awalnya mbak Ipeh belajar dari kursus singkat, setelah itu Beliau bersama dengan adiknya mencoba membuat bisnis sendiri. Eh ternyata sampe sekarang bisnis yang dijalankan ini laris manis. Wahhh

Udah banyak banget yang order dari dalam Bengkulu. Tapi yah gitu, masih ada kendala yang terkadang susahnya mencari si bahan baku pembuatan kue ini. Meskipun gitu, tetep aja selalu dibajiri dengan orderan dari pelanggan, hihiii.

Untuk nama bisnis ini sendiri dari nama anaknya beliau, yaitu Muhammad Yusuf Al-fatih. Panggilannya Al, makanya nama cake-nya adalah Al Cake.

Varian cake-nya ada yang Mini Cake, kayak yang punya Saya sebagai hadiah lomba live event, ada Set Cup Cake, ada juga Chocomix Fruits yang sebenernya juga Saya suka, karena bertaburan buah lezat dan syegarrr. Huhuuu
Mini Cake by Al Cake
Set Cup Cakes by Al Cake
Cake angka buat ulang tahun atau anniversary, by Al Cake
Chocomix Fruits by Al Cake

Kalo mau beli juga harganya murmer alias murah meriah bingits. Cocok lah buat mahasiswa atau remaja yang mau beli kue ulang tahun temen atau temen. Hahah

Dan juga bisa request pake nama juga. Kalo ada yang ulang tahun bisa pakek fotonya dia juga. Keren kan. Mbak Ipeh juga pinter baca situasi sesuai selera anak zaman now. Hihiii

Varian lain untuk ulang tahun atau eniperseri juga bisa request cake angka yang tentunya gak beban di kantong. Ramah lingkungan sama ramah rupiah pastinya dong. Hehehh

Untuk rasa gak usah kuatir. Meskipun murah, gak ngasal kok. Kuenya enak dan gak terlalu manis.

Meskipun aku suka yang manis-manis plus orangnya juga manis, tapi kalo terlalu banyak makan yang terlalu manis pasti bakalan eneg. Tapi yang ini rasanya manis jambu aja, jadi bisa comot-comot terus tanpa takut eneg.

Kalo teman-teman penasaran boleh nih kepoin IG-nya @alcakebkl. Banyak banget cake yang udah di order pelanggan.

Untuk yang di Bengkulu bisa order online dong. Hubungi aja wa yang ada di profil IG langsung. Pasti di bales jangan takut gak kebagian yah.
Jadi kalo ada yang ulang tahun, order cake gak perlu ribet, kesini aja ya! Yuhuuuu

Minggu, 13 Mei 2018

Cara Foto Keren di Benteng Marlborough

Yang namanya jalan-jalan gak bakal ada puasnya. Apalagi kalo banyak tempat wisata.

Bengkulu adalah salah satu daerah yang banyak terdapat wisata keren. Bagi pendatang dari luar maupun dalam pun gak pernah puas mengunjungi Bengkulu.

Tempat wisata yang sudah ada sejak dulu, bahkan ada juga tempat-tempat baru bermunculan demi menarik minat para pecinta liburan.

Kalo ditanya beberapa tempat wisata udah tahu semua yah?

Apalagi yang tinggalnya di Bengkulu atau yang sering ke Bengkulu.

Anak remaja yang sekolah di Bengkulu jangan pura-pura gak tahu yah tempat-tempat hits di Bengkulu. Udah pasti hafal nih. Jangankan itu, gang-gang tikus pun dilewati. Hihii

Baca juga: Kenapa Remaja Gak Pernah Lepas dari HP 

Tempat hits baru-baru ini banyak bermunculan. Tidak hanya untuk liburan menikmati pemandangan alami yang diberikan oleh alam di Bengkulu, tetapi juga ditambah dengan tempat makan sekaligus nyantai.

Gak ketinggalan juga kalo udah liburan, pastinya wajib banget buat foto-foto cantiks. Foto-foto cantik dengan pemandangan alam ataupun bangunan-bangunan yang sengaja di percantik.

Udah hafal banget nih sama anak muda Bengkulu, kalo ada tempat tongkrongan hits dikit, pasti instagramnya penuh sama foto-foto cantik dan hits. Hihiii

Gak ngomongin anak muda doang ah. Saya juga suka foto-foto menuhin feed Instagram. Apalagi kalo suasananya Bengkulu banget. Ya kann?

Diantara banyak tempat wisata untuk foto-foto, Saya lebih suka foto di Benteng Marlborough. Udah tahu semua la yah, Fort Marlborough adalah tempat wisata sejarah yang udah ada dari zaman dulu.
Fhoto by Desy
Dari Saya masih SD pas pertama kali ke Bengkulu untuk jalan-jalan, Benteng Marlborough masih tetap dengan bangunannya yang gagah, sampai Saya sudah sebesar sekarang. Udah besar umurnya maksudnya, orangnya mah masih segini aja. Hohooo

Apalagi pas udah ngekost di Bengkulu, udah gak tahu lagi berapa kali kesini. Setiap sudut punya keindahan tersendiri. Selain belajar sejarah, foto-foto juga kece banget, asal pinter cari latar yang pas aja. Hihii

Dua minggu yang lalu, Saya sempat kesini lagi. Nemenin teman saya yang lagi galau ceritanya. Eh bukan deng. Maksudnya Saya yang lagi galau. Galau skripsi, huhuuuu.

Kesini tujuannya cuman mau beli rujak doang. Eh kebetulan saya bawa kamera pocket dan kebetulan si teman ini suka banget pepotoan, jadi temanya kita kesini hunting foto.
Fhoto by Desy

Biasanya saya gak mau foto-foto. Paling cuman ngambil background doang, sayanya gak foto. Berhubung teman saya bisa motoin bagus, alhasil jadi banyakan foto saya daripada dia. Hihiii

Iya biasanya gak suka foto karena yang motoin gak sesuai sama maunya kita. Kadang jelek, miring, gak tahu seni foto, jadinya males buat ngandelin teman. Tapi yang ini kayaknya udah bisa diandelin dan bakal diajak kalo mau fotoan. Hihiiii

Nah buat teman-teman, yang namanya foto itu bagus nggaknya tergantung sama orang yang motoin. Pakek kamera apapun, kalo si dia bisa ngambil bagus yah pasti bagus hasilnya. Hihii

Ini dia hasil fotoan saya, modelnya yah teman saya ini.



Cahaya

Pemilihan cahaya harus pas. Apalagi kalo kita mau foto pakek handphone aja. Cahaya di luar ruangan sangat di rekomendasikan. Pas banget kalo foto di Fort Marlborough, selain sejuk dan hijau, juga bangunannya klasik buat latar foto kita.


Latar

Milih latar buat foto jangan asal-asalan yah. Gunakan dengan baik mata kita untuk melihat sesuatu yang indah, assekk.

Iya maksudnya coba peka dengan sekitar, pasti ada satu ataupun dua sudut yang pas buat di foto. Kalo kita jadi orang yang motoin, jangan takut buat nyuruh yang mau di foto untuk pindah posisi kalo gak sesuai backgroundnya.
Paparazzi loh!

Rule of Third

Baik yang belajar maupun udah pro pasti masih butuh yang namanya rule of third.

Maksudnya apaan tuh?

Ituloh, garis kotak-kotak yang ada di hp ataupun kamera. Fungsinya untuk panduan kita dalam foto. Bisa dicari di setting kameranya itu sendiri, pasti ada kok. 

Nah untuk penggunaanya bisa di googling kalo mau paham lebih jauh. Heheh Saya mah paham dikit-dikit.

Biasanya kalo ngajarin adik saya buat motion itu, objeknya bisa di tengah, di pinggir tepat dengan garis, dan lain-lain. Lagi proses ngajarin adik-adik biar bisa motoin bagus, biar nanti kalo jalan-jalan, mereka bermanfaat buat saya, hohoooh.
Objek di tengah
Objek di pinggir
Bagusan yang mana?

Nanti lah saya buat caranya terpisah dengan ini. Panjang juga kalo mau di ceritain. Google aja dulu oke! Hohooo

Nah kalo udah tahu, ayo coba foto-foto dulu nih di Benteng Marlborough. Siapa tahu kan puas dengan hasil fotonya seperti Saya. Dan sekarang Saya lagi nyari tempat buat foto-foto bagus lagi. hihiiii
Meskipun pake timer, tetep harus bagus dong. huhuuu
 

Nah teman-teman kalo fotoan biasanya enak motoin atau fotoin orang?
Komen di komentar yah!